• gambar
  • gambar

Selamat Datang di Website SMA NEGERI 1 PENEBEL. Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SMA NEGERI 1 PENEBEL

NPSN : 50101126

Jalan Pitera No. 49 Penebel, Tabanan, Bali


info@sman1penebel.sch.id

TLP : 03617993382


          

Banner

Agenda

18 October 2021
M
S
S
R
K
J
S
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6

SEJARAH SINGKAT SMA NEGERI 1 PENEBEL

               

SMA Negeri 1 Penebel terletak di tengah hamparan sawah di bawah kawasan kaki gunung Batukaru  yang beralamat di Jalan Raya Pitera Nomor 49 Desa Pitera Kecamatan Penebel Kabupaten  Tabanan Bali.Sekolah yang didirikan pada tahun 1987 ini diresmikan saat itu oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bapak Dr, Puad Hasan. Sekolah sangat sangat potensial untuk proses belajar mengajar yang jauh dari  keramaian dan memiliki iklim sangat sejuk karena dikeliling oleh areal persawahan. . NSS : 30.1.22.03.05.028, NPSN : 50101126, dan telah terakreditasi dengan kategori Amat Baik pada tahun 2012  dengan nilai 91,44 serta pada tahun 2017 diakreditasi lagi dengan nilai 83 ,peringkat A berpredikat Unggul . Sejak tahun 2011 SMA Negeri 1Penebel termasuk sekolah Rintisan Sekolah Mandiri ( RSKM ) yang menerapkan kurikulum berbasis kompetensi sejak tahun 2007 sampai tahun 2014.Sejak tahun 2015 SMA Negeri 1 Penebel dikategorikan sebagai Sekolah Model oleh LPMP yang kriterianya adalah SMA N 1 Penebel telah memenuhi Standar Nasional Pendidikan

 

Prestasi tingkat Provinsi dan Nasional juga merupakan salah satu capaian program yang direncanakan dan diperjuangkan di sekolah ini terbukti pada tahun 2014,I Made Sudirta ,S.Pd.M.Pd. mewakili Kabupaten dalam pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Provinsi Bali dan di Provinsi memperoleh Juara II.Pada tahun yang sama dalam Lomba Kepala Sekolah Berprestasi tingkat Provinsi Bali wakil dari Kabupaten Tabanan juga diwakili oleh Kepala SMA Negeri 1 Penebel dan mendapat Juara III tingkat Provinsi Bali.

 

Di Tingkat Nasional pada tahun 2017 pad Jambore  Pramuka tingkat Nasional di Cibubur Jakarta SMA Negeri 1 Penebel juga mengirimkan 3 orang siswanya ,berlanjut tahun 2018 siswa atas nama Pertiwi Puji Astuti mewakili Bali dalam Lomba Olimpiade Sains Nasional di Padang Sumatra Barat.

 

Keasrian Lingkungan dan kurikulum Berbasis Lingkungan serta Budaya bersih dan Sehat mengantarkan SMA N 1 Penebel menjadi Sekolah Adiwiyata Provinsi pada tahun 2014 dan pada tahun 2015 mendapat Penghargaan Sekolah Adi Wiyata Tingkat Nasional.

 

Secara geografis dan ekologis SMA Negeri 1Penebel memiliki areal dengan luas 12.925 m2 (Data LIDI. 2012/2013), dan menempati posisi yang cukup strategis untuk keberlangsungan proses pendidikan karena keamanan, kenyamanan serta pemandangan nan indah dengan  hamparan sawah di bawah gunung Batukaru. Banyak kearipan lokal yang bisa dikembangkan di sekolah ini terkait  dengan proses belajar mengajar.

 

Adapun Kepemimpinan SMA N 1 Penebel semenjak berdirinya telah mengalami 5 kali pergantian kepemimpinan yakni :

  1. I Gde Debet (1987- 1990 )
  2. I Dewa ketut Sukardi ( 1990 -1999)
  3. I Made Suistana Adi Putra (1999-2003)
  4. I Nyoman Sumerta ( 2003-2011 )
  5. I Nyoman Surjana , S.Pd.,M.Pd. ( 2011-2021 )
  6. I Wayan Suastana, S.Pd.,M.Pd. ( 2021 - sekarang )

SMA Negeri 1Penebel pada tahun 2018 /2019 memiliki 536 orang siswa yang  terbagi dalam 20  rombel,  diampu oleh 55 orang guru yang terdiri dari 52 orang guru negeri dan 3 orang guru tidak tetap (1 kontrak daerah dan OJTM).  Dari 55 orang guru tersebut, 81 memiliki kualifikasi pendidikan S-1 dan5 orang berkualifikasi S-2. Di samping itu, sekolah dengan nama besar “SMASPEN” didukung oleh 34 orang tenaga kependidikan ( 12 orang PNS,9 orang Kontrak Daerah dan 13 orang Honor Komite ) dengan latar pendidikan yang cukup beragam. Sebagaian besar guru dan pegawai administrasi bisa dan aktif menggunakan TIK dalam kegiatan pembelajaran dan atau administrasi. Sumber daya manusia yang secara kuantitas sangat memadai tersebut merupakan modal dasar yang sangat potensial dalam mengembangkan dan memajukan sekolah pada khususnya dan pendidikan pada umumnya.

 

Sebagian Sarana prasarana sekolah keberadaannya belum memadai seperti jumlah Komputer Pembelajaran / Komputer UNBK jumlah hanya 32 buah dari kebutuhan sebanyak 60 buah.Aula tempat pertemuan dan aktivitas kreasi siswa juga belum  memadai yang saat ini masih memakai ruang kelas yang sekatnya bisa dibuka.